Tampilkan postingan dengan label Hindari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hindari. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 April 2019

Hindari, 4 Kebiasaan yang Bikin Gigi Sensitif - Liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta Makan es krim lalu gigi merasa ngilu? Jika iya, mungkin Anda mengalami gigi sensitif.


Penyebab orang memiliki gigi sensitif ada beragam. Kebiasaan sehari-hari bisa menyebabkan gigi menjadi sensitif. Berikut empat diantaranya seperti disampaikan dokter gigi Callista Argentina dari Klikdokter seperti dikutip Sabtu (20/4/2019).





1. Langsung sikat gigi usai konsumsi makanan yang mengandung asam


Pada beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan untuk selalu menyikat gigi sehabis makan, agar gigi selalu bersih dan napas segar. Akan tetapi, banyak yang lupa bahwa makanan atau minuman yang asam akan memberi dampak yang berbeda.


Makanan dan minuman yang mengandung asam, misalnya jus jeruk, lemon squash, pempek dan cukanya, rujak buah mangga muda, minuman bersoda, yoghurt, wine, dan minuman beralkohol adalah yang harus diwaspadai. Kandungan asam dalam makanan dan minuman dapat melunakkan permukaan email gigi.


Jika Anda langsung menyikat gigi, gesekan dari bulu sikat gigi dapat melarutkan mineral di dalam gigi sehingga menjadi sensitif. Oleh karena itu, saat akan menyikat gigi setelah mengonsumsi makanan atau minuman mengandung asam, tunggulah 30-60 menit.


Nah, jika Anda sedang terburu-buru dan tidak bisa menunggu 30 menit, Anda dapat mengunyah permen karet sugar free. Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air ludah, yang dapat menetralisasi keasaman dalam mulut sekaligus mencegah gigi berlubang.

2. Membuka Kemasan Plastik dan Tutup Botol dengan Gigi

Demi kepraktisan dan ingin cepat, kadang Anda suka nekat dan menggunakan gigi sebagai alat pengganti gunting atau pengganti pembuka tutup botol. Gigi yang sering digunakan untuk membuka kemasan atau tutup botol lama-kelamaan bisa retak bahkan patah.


Jika Anda menggunakan gigi belakang, tambalan atau mahkota gigi berisiko rusak. Gigi yang mengalami patah atau retak adalah awal mula perjalanan untuk terjadinya gigi berlubang.


Bahkan kalau sampai terjadi akibat yang serius, misalnya gigi retak dan garis retaknya sudah mencapai bagian saraf, gigi tersebut terpaksa dicabut. Kalau sudah dicabut, mau tidak mau Anda harus menggantinya dengan gigi palsu atau implan gigi. Jadi lebih mahal kan?


3. Menyikat gigi dengan cara yang salah


Menyikat gigi ternyata ada cara dan teknik yang berbeda untuk gigi dewasa dan anak-anak. Untuk gigi dewasa, ketika semua gigi tetap sudah tumbuh, sebaiknya gunakan metode Bass. Adapun untuk anak-anak, sebaiknya menggunakan metode Circular.


Jika Anda menyikat gigi dengan cara yang salah maka dapat terjadi penurunan gusi. Penurunan gusi akan menyebabkan sebagian akar gigi terbuka. Bagian akar gigi yang terbuka itu sering terasa ngilu sehingga sangat sensitif pada stimulan, seperti perubahan suhu, makanan asam, dan bahan kimia dari bleaching gigi.

4. Mengunyah Es Batu

Kebiasaan yang satu ini sering kali tidak disadari kalau sebenarnya dapat menimbulkan bahaya. Saat mengunyah es batu, yang terjadi adalah permukaan enamel gigi yang berkontak saat menggigit es batu. Lama-kelamaan, kebiasaan ini dapat menyebabkan garis retakan pada gigi (the tooth cracked syndrome).


Hal ini dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif. Rasa ngilu tidak selalu langsung muncul saat itu, tapi akan terpicu bila terkena rangsangan panas/dingin atau saat menggigit makanan.


Nah, meski kebiasaan sehari-hari itu tampak sederhana, Anda harus menghindarinya untuk mencegah gigi sensitif datang. Dengan gigi sehat dan terawat, Anda pun dapat dapat dengan tenang menyantap makanan dan minuman favorit.



Sumber: Klikdokter.com


Read More

Rabu, 17 April 2019

AHY: Hindari Polarisasi akibat Perbedaan Pilihan Politik dalam Pemilu 2019 - KOMPAS.com

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) bersama Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan (kanan) dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono di DPP Demokrat, Rabu (17/4/2019).DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com

Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) bersama Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan (kanan) dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono di DPP Demokrat, Rabu (17/4/2019).






JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak untuk menghindari polarisasi akibat perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2019.


"Jangan sampai kemudian kita yang begitu heterogen semakin dipisahkan, dibelah, lagi-lagi karena Pemilu," kata AHY dalam konferensi pers di DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (17/4/2019) malam.


AHY ingin pasca-pemilu diisi dengan upaya yang mengarah pada rekonsiliasi.


Baca juga: AHY Ingatkan Kader Demokrat Menahan Diri dan Hati-hati terhadap Provokasi


Hal ini dinilai penting guna menjaga kerukunan bangsa. Ia tak ingin Pemilu 2019 justru mempertajam pertikaian.


"Mari kita duduk bersama sebagai bangsa, kembali rukun, kembali membangun suasana yang harmonis dan hentikanlah pertikaian apalagi permusuhan akibat pemilu yang kita lalui bersama," kata AHY.


Ia menegaskan, siapa pun calon pemimpin yang terpilih, mereka harus menjadi pemimpin bagi semua kalangan.


Mereka harus mengesampingkan kepentingan suku, agama, ras dan antargolongan.


Baca juga: Jika Ada Dugaan Kecurangan Pemilu, AHY Imbau agar Tempuh Proses Hukum


"Kita harus memperjuangkan rakyat Indonesia tanpa memandang dari mana ia berasal baik suku, agama ras, golongan dan sebagainya. Kita tidak ingin terjadi perpecahan di negeri ini, kita harus kembali rukun dan merekatkan tali silaturahim," ujar dia.


AHY mengingatkan, persoalan bangsa tak sekadar Pemilu 2019.


Dalam lima tahun ke depan, Indonesia akan menghadapi berbagai tantangan. Oleh karena itu, tantangan itu harus disikapi bersama.

"5 tahun ke depan tantangannya juga tidak ringan, kita harus bergandengan tangan untuk menghadapi segala tantangan dan perubahan untuk Indonesia lima tahun mendatang," katanya.


















Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:














Read More

Selasa, 16 April 2019

Hindari Kebotakan dengan Mengonsumsi Makanan dan Minuman Ini - Tempo.co


TEMPO.CO, Jakarta - Kebotakan salah satu hal paling menakutkan bagi sebagian besar pria. Mengapa hal itu bisa terjadi? Pakar rambut dari London, Inggris, Lucinda Ellery mengatakan rambut manusia mengalami perubahan setiap tujuh tahun sekali. Setidaknya ada 150.000 hingga 200.000 helai rambut yang ada di kepala dan setiap harinya 100 helai rambut akan rontok dengan sendirinya.

Baca: Ubah Gaya Rambut Jadi Botak, John Travolta Tuai Pujian

Itu berarti sekitar 36.000 helai rambut per tahun hilang dari kepala. "Rambut akan mengalami regenerasi dengan jumlah yang sama, namun lebih sedikit di setiap trimester,” kata Lucinda Ellery.

Ellery menjelaskan, di usia 15 tahun, rambut Anda berada pada masa kejayaan. Saat berusia 30 tahun, rambut akan mengalami perubahan, namun tidak mempengaruhi mental seseorang. "Usia 37 tahun menjelang 40 tahun, kebanyakan orang merasa panik, karena perubahan signifikan yang terjadi pada rambutnya, seperti kebotakan rambut akibat rontok. Sebenarnya tidak perlu panik, sebab itu hal yang wajar terjadi," katanya.


Meski dianggap hal yang secara alamiah terjadi, ia tetap merekomendasikan Anda untuk mengontrol asupan yang dikonsumsi sehari-hari agar kebotakan rambut dapat dicegah sejak dini. “Jika sedari dini Anda memperhatikan apa yang Anda konsumsi, bukan hanya rambut, bagian tubuh lain terlihat lebih bercahaya dan elastis," katanya.

Seperti yang dilansir dari Huffington Post, berikut adalah lima makanan yang perlu diperbanyak agar rambut tak mudah rontok.

1. Kacang kenari

Menurut Ellery, kacang kenari sangat baik untuk memerangi kebotakan rambut. Pasalnya, ia mengandung minyak alami yang dapat berkontribusi untuk memperkuat elastisitas rambut. “Minyak tersebut juga berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan rambut baru. Jika Anda tidak memiliki cukup minyak di dalam tubuh, rambut akan mudah sekali rontok,” katanya.

2. Bayam

Kekurangan zat besi merupakan penyebab kedua dari kebotakan rambut. Untuk mengatasinya, cukup konsumsi bayam. Sebab, ia merupakan salah satu makanan yang kaya akan mineral dan vitamin. “Dalam satu ikat bayam segar terdapat zat besi, beta carotene, asal folat hingga vitamin C yang baik untuk kesehatan folikel rambut dan menjaga minyak kulit kepala agar tetap stabil,” katanya.

3. Ikan halibut

Magnesium juga merupakan salah satu hal yang penting dalam mencegah kebotakan. Menurut Ellery, kandungan magnesium terbesar dapat Anda temukan pada ikan halibut. “Kurang magnesium juga dapat menyebabkan rambut mudah rontok. Oleh sebab itu, dari sekarang, Anda disarankan untuk rutin mengonsumsi makanan mengandung magnesium tinggi seperti ikan halibut,” katanya.

4. Yoghurt

Selain dapat dikonsumsi langsung, yoghurt juga dapat digunakan sebagai masker rambut. Sebab, kandungan vitamin B5 dan vitamin D dalam yogurt berguna untuk menjaga kesehatan folikel rambut.

5. Wortel

Banyak penelitian yang berpendapat bahwa wortel dapat dimanfaatkan untuk memerangi kebotakan rambut sejak dini. Ini dikarenakan oleh kandungan beta carotene yang dimiliki wortel “Di dalam tubuh, beta carotene akan diubah menjadi vitamin A yang tak hanya baik untuk mata namun juga pertumbuhan rambut. Vitamin A menyerap minyak berlebih pada kulit kepala,” katanya.

Jadi, mulai sekarang selipkan makanan-makanan  ini di setiap jam makan Anda agar rambut tak cepat mengalami kebotakan.

BacaTopi Penyebab Kebotakan Pria? Mitos atau Fakta?

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | HUFFINGTON POST



Read More