Tampilkan postingan dengan label Prabowo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prabowo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

TKN Sindir Kubu Prabowo yang Amini Quick Count di Hasil Pileg - CNN Indonesia




Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjen

PDIP

 yang juga sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN)

Joko Widodo

 - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto merasa ironis ketika kubu

Prabowo Subianto

 - Sandiaga Uno tidak mengakui hasil

quick count

lembaga survei.

Ironi muncul karena di saat Prabowo menolak mengakui hasil hitung cepat tersebut, justru parpol pengusungnya mengakui hitung cepat untuk penghitungan hasil pemilihan anggota legislatif.

Diketahui, Prabowo tidak mengakui quick count lembaga survei. Namun di saat bersamaan, PKS  justru menggunakan hasil quick count lembaga survei untuk melihat hasil pileg mereka.

"Kami lihat situasi sekarang. Parpol pendukung Prabowo-Sandi mengakui quick count parpolnya. Sungguh ironis ketika pilpres tidak diakui," ucap Hasto di Kantor DPP PDI perjuangan, Jakarta, Jumat (19/4).

Hasto meminta semua pihak agar konsisten dalam menyikapi perkembangan situasi selama penghitungan suara dilakukan oleh KPU. Menurutnya, sikap berbeda dalam menyikapi hasil pilpres dan pileg oleh kubu Prabowo tidak patut ditunjukkan.

"Ini sangat ironis. Maka mari bersikap konsisten," imbuh Hasto.Hasto lantas menyinggung sikap Prabowo kala Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Saat itu, lanjut Hasto, Prabowo mengakui penghitungan cepat atau quick count lembaga - lembaga survei ketika Anies Baswedan - Sandiaga Uno dinyatakan unggul sementara atas Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Hasto, sikap Prabowo saat ini cenderung terbalik menjadi tidak ingin mengakui hasil quick count lembaga - lembaga survei.

[Gambas:Video CNN]

"Pak Prabowo saat pilkada DKI yang memenangkan Anies dan Sandi saya kira juga menggunakan quick count," tutur Hasto.

Calon Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya tidak mengakui hasil penghitungan cepat mayoritas lembaga survei yang dipublikasikan media massa. Dia merasa unggul sementara atas Jokowi - Ma'ruf berdasarkan penghitungan internal.

Bahkan, Prabowo sempat bersujud syukur untuk merayakan kemenangan dalam Pilpres 2019. Tidak ketinggalan, Prabowo juga telah mendeklarasikan diri bersama Sandiaga Uno sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019 - 2024.

"Pada hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandi mendeklarasikan kemenangan presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024 berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen dan C1 yang telah kami rekapitulasi," kata Prabowo di Kartanegara, kebayoran Baru, Kamis (18/4).

(bmw/agt)






Read More

5 Hal dari Acara Syukuran Prabowo, Dari Tulisan Prabowo Subianto Presiden RI Sampai Bohongi Penguin - Tribunnews


TRIBUNNEWS.COM - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menggelar acara doa bersama dan syukuran di kediamannya, Jl Kertanegara IV, Jumat (19/4/2019).


Acara syukuran yang dihadiri kubu pendukung Prabowo ini pun diwarnai sejumlah hal.


Baca: Tak Dampingi Prabowo dalam Acara Syukuran, Sandiaga Jalani Cek Kesehatan di Rumah Sakit


Apa saja yang terjadi di sana?


Berikut 5 hal yang ada di acara tersebut :


1. Sandiaga Tak Nongol Lagi


Pasangan Prabowo dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno, lagi-lagi tak datang dalam hajatan yang diselenggarakan Prabowo.


Sebelumnya, Sandiaga juga tak mendampingi saat Prabowo menggelar konferensi pers mengklaim kemenangan dalam Pilpres 2019.


Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan, Sandiaga Uno tak hadir karena masih sakit.


"Lagi sakit beliau," kata Andre, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Jumat, (19/4/2019).


Andre mengatakan, tidak begitu tahu kondisi terkini.




Read More

Prabowo Sapa Pendukung di Kertanegara Usai Salat Jumat - detikNews







Jakarta

-
Capres

Prabowo Subianto

kembali ke kediamannya di Jl Kertanegara, Jaksel, seusai salat Jumat di Masjid Agung Al-Azhar.

Prabowo

menyapa pendukung yang berada di depan kediamannya.

Prabowo tiba di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, sekitar pukul 12.55 WIB, Jumat (19/4/2019). Massa pendukung menyambut kedatangan Prabowo.




Prabowo Subianto disambut pendukungnya di Jl Kertanegara, Jaksel, Jumat (19/4/2019)

Prabowo Subianto disambut pendukungnya di Jl Kertanegara, Jaksel, Jumat (19/4/2019). (Ibnu Hariyanto/detikcom)

Dari atas mobil, Prabowo menyapa pendukung sambil berpose dua jari. Setelah itu, Prabowo masuk ke rumah. Di dekat kediamannya, sudah disiapkan panggung.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Metro Jakarta Selatan AKPB Lendy Agustinus sebelumnya menegaskan kesiagaan pengamanan.

"Dari Polda gabungan dari Polres dan Polsek. Seratus lima puluhan personel gabungan," kata Lendy.

Simak Juga 'Kediaman Prabowo Kini Dihiasi Karangan Bunga':

[Gambas:Video 20detik]

Prabowo Sapa Pendukung di Kertanegara Usai Salat Jumat



(fdn/fdn)



















Read More

Kamis, 18 April 2019

Prabowo Deklarasi Kemenangan Untuk Ketiga Kali - JPNN.com


Suhu politik di Indonesia belum juga menurun pasca pemilu presiden - pilpres 2019. Menyusul kedua kubu capres dan cawapres yang berlaga di Pemilu Presiden -Pilpres 2019 masih saling klaim kemenangan.



Prabowo tetap klaim menang:

  • Capres Prabowo Subianto deklarasikan kemenangan untuk ketiga kalinya dan mengklaim terjadi kecurangan di berbagai wilayah
  • Capres Joko Widodo mengklaim telah menerima ucapan selamat dari 22 tokoh pemimpin dunia
  • KPU minta kedua kubu tidak saling klaim menang dan sabar menunggu penghitungan suara yang akan berlangsung 35 hari

Kubu pasangan Capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum bersedia mengaku kalah, meski hitung cepat sejumlah lembaga survey telah memenangkan rivalnya pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sehari pasca pemilu 2019, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangan kubunya pada Kamis (18/4/2019) untuk yang ketiga kalinya.

"Pada hari ini, saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan wakil Presiden tahun 2019-2024 berdasarkan lebih dari 62% real count kami dan C1 yang telah kami rekapitulasi." kata Prabowo Subianto.

Deklarasi tersebut langsung disambut dengan pekik takbir oleh sejumlah pendukungnya yang hadir di kediaman Prabowo di jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Berbeda dengan deklarasi kemenangan sebelumnya, kali ini cawapres Sandiaga Salahudin Uno turut mendampingi. Sandi yang biasa tampil ramah kepada awak media ini, Kamis sore memilih tutup mulut sepanjang deklarasi dan wajahnya tidak menunjukan raut ekspresi khasnya. sebaliknya Sandiaga terlihat murung dan tertekan.

"Kami akan jadi presiden dan wapres bagi seluruh rakyat Indonesia demi kejayaan dan kelestarian seluruh rakyat Indonesia dan NKRI kita yang kita cintai berdasarkan Pancasila dan UUD 45," kata Prabowo dengan bersemangat.

Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan pihaknya memutuskan mendeklarasikan kemenangan lebih awal tanpa menunggu penghitungan suara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena telah terjadi kecurangan yang bersifat massif.

"Telah terjadi usaha-usaha dengan berbagai ragam kecurangan yang terus terjadi di berbagai desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia." kata Prabowo.

Deklarasi ini disampaikan hanya selang beberapa menit setelah capres Joko Widodo menegaskan kembali posisinya sebagai pasangan capres cawapres yang diunggulkan menang dalam pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat dari 12 lembaga survey di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Hasil hitung cepat tersebut menyebutkan prosentase perolehan suara pasangan Jokowi-Amin diperkirakan sebesar 54,5% sementara Prabowo-Sandi sebesar 45,5%.

"Kita tahu bahwa Quick Count (QC) adalah cara penghitungan yang ilmiah dan dari pengalaman pemilu lalu akurasinya bisa mencapai 99%. Sehingga hampir sama dengan perhitungan Real Count KPU. Namun kita harus tetap sabar menunggu hasil penghitungan resmi KPU," kata Jokowi kepada pewarta.

Jokowi juga menegaskan kembali kemenangannya ini dengan mengaku telah menerima ucapan selamat dari 22 kepala negara dan pemerintahan dari berbagai negara.

"Tadi siang sampai sore kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong, dan juga Presiden Turki Erdogan dan juga 10 negara lainnya yang telah memberikan ucapan selamat atas suksesnya pesta demokrasi di negara kita," papar Jokowi.

"Beliau juga menyampaikan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia dan juga Jokowi dan KH Ma'ruf Amin atas keberhasilan Pemilu 17 April kemarin," tambah Jokowi.

Sementara itu Komisioner KPU Pramono Ubaid meminta semua pihak bersabar menunggu proses perhitungan suara oleh penyelenggara pemilu. KPU meminta kedua kubu pasangan calon presiden tidak saling klaim kemenangan.

"Kami berharap klaim kemenangan dilakukan setelah hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU," kata Pramono di Hotel Ritz Carlton, Rabu, 17 April 2019.

Persoalkan quick count

Hasil hitung cepat lembaga survey pasca pemilu 2019 ini menjadi sorotan, lantaran capres Prabowo Subianto dan pendukungnya menolak hasil hitung cepat itu. Prabowo pada deklarasi kemenangan pertama pada Rabu (17/4/2019) menyebut banyak lembaga survei telah menggiring opini publik kalau dirinya kalah di Pilpres 2019.

Selain itu lembaga survey juga dituding telah dibayar untuk melakukan kecurangan dengan mengelabui masyarakat melalui quick count untuk menentukan hasil real count.

Menanggapi tuduhan Capres Prabowo Subianto ini, jumpa pers pada Rabu (17/4/2019), Direktur Cyrus Network, Hasan Nasbi menegaskan lembaga survei yang ada di bawah Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) tidak pernah mengeluarkan hitung cepat (quick count) dengan data bohong.

Sebaliknya pihak yang membuat poling (pollster) bekerja secara profesional dan bersedia diaudit atas rilis survei yang dibuat. Ia bahkah balik menantang untuk saling membuka data survey Quick Count.

"Saya ingin tekankan bahwa kalau demokrasi mau jalan yang lebih benar ya harus sportif dengan mengangkat data-data yang bisa dibenarkan. Kita bersedia diaudit TPS hasilnya berapa. Apalagi ada yang ngaku 5.000 TPS itu kalau kita paksa hari ini pasti nggak akan bisa," tuturnya.

Hasan mengatakan Cyrus Network mengumumkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf setelah data masuk sebanyak 87 persen. Pengumuman disampaikan karena dianggap tak akan ada perubahan suara yang signifikan.

"Kalau kita berani tantang dan hasil ini 87 persen nggak akan berubah banyak. Jadi angka ini mirip menyerupai hasil 90 persen. Sebenarnya kita mau umumkan nanti pas 90 persen tapi karena ada yang sok-sok klaim menang duluan maka kita ingin sampaikan ini, yaitu Jokowi-Ma'ruf Amin yang unggul dari (survei) kita," ujar Hasan.

Rekonsiliasi pasca pilpres 2019

Aksi saling klaim kemenangan di kedua kubu pasangan capres dan cawapres ini berpotensi menjegal segera terciptanya rekonsiliasi pasca pemilu 2019.

Tajamnya polarisasi di masyarakat serta kuatnya politik identitas yang digunakan selama kontestasi pilpres 2019, sejumlah tokoh menyerukan agar kedua pasangan capres dan cawapres yang berlaga di pilpres 2019 segera bertemu dan berkonsiliasi guna meredam ketegangan yang terjadi di kalangan pendukung di kedua kubu.

Apalagi kubu Prabowo Subianto menggaungkan pengerahan kekuatan massa atau 'people power' jika terjadi kecurangan.

Capres petahana, Joko Widodo menyambut seruan itu dan mengatakan persahatannya dengan dirinya ingin segera bertemu dengan sahabatnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Sudah sering saya sampaikan persahatan dan tali silaturahmi saya dan KH Ma'ruf Amin tidak akan putus dengan Pak Prabowo dan sandi.

"Tadi siang saya sudah mengirim seseorang agar dapat segera bertemu dengan beliau agar kita bisa berkomunikasi dan bertemu sehingga rakyat dapat melihat Pemilu sudah selesai, aman, lancar, damai dan tidak ada sesuatu apapun." kata Jokowi.

Sementara capres Prabowo meski tidak mengungkapkan keinginan untuk bertemu namun dalam pidato deklarasi kemenangannya ia menyerukan agar rakyat Indonesia segera saling mempererat persaudaraan. Prabowo bahkan mengutip penyataan Jokowi di acara debat terakhir.

"Seperti dikatakan oleh Pak Jokowi agar rantai persahabatan yang terputus segera disambung kembali, Sudah tentu saya dan saudara Sandiaga uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kyai Ma'ruf Amin dan semua dalam jajaran 01. Semua adalah saudara kita." kata Prabowo.

Namun seruan ini tampak baru sekedar kata-kata. Karena faktanya relawan Prabowo dari persaudaraan alumni (PA) 212 malah akan menggelar acara syukuran berupa 'zikir doa sujud kemenangan' untuk merayakan kemenangan pasangan 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno usai Shalat Jumat (19/4'2019) besok.

Awalnya acara ini akan diselenggarakan di Monas yang diawali dengan aksi berjalan kaki dari Masjid Istiqlal ke Monas, dan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Namun acara di Monas ini dibatalkan dan diganti dengan berkumpul di kediaman Capres Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Sebelumnya otoritas keamanan melarang aksi pawai kemenangan pemilu 2019 sampai pemenang pemilu 2019 resmi diumumkan KPU. Hal ini bertujuan agar dapat menjaga suasana kondusif saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan penghitungan suara.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau agar kubu mana pun untuk tidak memobilisasi massa, baik merayakan kemenangan maupun yang menyatakan ketidakpuasan terkait hasil pemilu. Dan polisi akan menindak tegas aksi pawai pasca pemungutan suara pemilu 2019.

Ikuti berita-berita menarik lainnya di situs ABC Indonesia.


Read More

BPN: Kemenangan Prabowo Didasarkan Perhitungan 320 Ribu C1 Plano - Tempo.co


TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan klaim kemenangan pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo – Sandiaga didasarkan real count internal terhadap data formulir C1 plano yang mereka terima. "Kami tentunya juga punya data hasil exit poll internal dan quick count. Semua menunjukan kita unggul,” kata Dahnil di Kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 18 April 2019.

Berita terkait: Maher Algadri: Prabowo Tak Punya Rencana People Power

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk ketiga kalinya mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019, di teras rumah Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019 sekitar pukul 17.30 WIB.  Dia didmapingi calon wakil presiden Sandiaga Uno.

"Hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan saya dan Sandiaga Uno mendeklarasikan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024, berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen real count dan C1 yang telah kami rekapitulasi," kata Prabowo.


“Tentu final result hasilnya kita lihat real count KPU," ujar Dahnil .

Formulir  C1 Plano adalah catatan hasil penghitungan suara di setiap TPS. Rekapitulasi dari seluruh C1 Plano yang dijadikan dasar menentukan hasil real count. Menurut Dahnil sebelum deklarasi Prabowo pada 17 April, data formulir C1 plano yang masuk ke BPN telah mencapai 320 Ribu. "Nah, siang ini belum update lagi."

Dalam Pemilu kali ini, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menyediakan 810.329 TPS di seluruh Indonesia.



Read More

Prabowo Janji akan Jadi Presiden Seluruh Rakyat Indonesia - VIVA - VIVA.co.id


VIVA – Calon presiden Prabowo Subianto kembali mendeklarasikan kemenangan dalam gelaran Pilpres 2019. Didampingi wakilnya Sandiaga Uno, Prabowo mengklaim bahwa dirinya dan Sandiaga mendapatkan lebih dari 60 persen suara.




Prabowo meminta kepada para pendukungnya untuk menjaga kemenangan dan tidak bersikap berlebihan.

"Kami mohon janganlah kemenangan yang kita peroleh dengan izin Yang Maha Kuasa menjadikan kita bersikap jumawa dan sikap lain yang berlebihan," kata Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019.




Menurut Prabowo, saat ini adalah saat yang tepat untuk mempererat persaudaraan semua pihak. Dirinya juga mengaku tetap bersahabat dengan capres dan cawapres Jokowi-Maruf Amin.

"Sudah tentu saya dan saudara Sandiaga Uno akan tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kyai Maruf Amin dan semua jajaran 01 semuanya adalah saudara-saudara kita," katanya.





Ia pun berjanji akan merangkul semua pihak dan menjadi Presiden serta Wakil Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia demi keutuhan bangsa Indonesia.

"Kami akan jadi Presiden dan Wakil Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia. Demi kejayaan dan kelestarian seluruh bangsa Indonesia dan NKRI kita yang kita cintai berdasarkan pancasila dan UUD 1945," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengajak semua pihak untuk bahu membahu bangkit dan kembali membangun bangsa Indonesia lebih baik.

Ia pun berjanji akan membangun pemerintahan yang terbaik dan berisi anak muda yang cerdas dan berakhlak mulia.


 



Read More

Prabowo soal Utusan Jokowi: Belum ada yang Datang - CNN Indonesia




Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden Nomor Urut 02

Prabowo Subianto

 membantah ada utusan dari Calon Presiden petahana

Joko Widodo

 yang dikirim menemuinya usai Pilpres 2019. Menurut Prabowo, sejauh ini belum ada perwakilan dari Jokowi yang datang.

"Belum, belum ada. Belum belum," kata Prabowo usai deklarasi kemenangan berdasarkan real count pihaknya, di kediamannya, Kebayoran Baru, Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4).

Meski begitu, Prabowo menyebut hubungannya dengan Jokowi baik-baik saja. Bahkan bukan hanya dengan Jokowi, hubungan Prabowo dengan semua pihak di jajaran pendukung 01 juga berjalan baik.

"Tapi yang jelas hubungan saya baik dengan beliau dan semua. Ya semua yang kita inginkan baik," kata Prabowo.

Hal sama juga diungkapkan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Sejak siang tak ada satu pun orang dari luar koalisi yang datang menemui Prabowo.

"Enggak ada. Ya dari tadi yang datang kita-kita aja. Nggak ada tuh dari sebelah," katanya.

Meski begitu, Andre menyebut pihaknya akan tetap memenuhi undangan dari pihak Jokowi jika memang Prabowo diajak bertemu.

"Ya kalau ketemu ya boleh-boleh saja, kan silaturahmi," kata dia.

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah mengutus seseorang untuk bertemu Prabowo. Jokowi menyatakan ingin menjalin komunikasi dengan Prabowo dan Sandiaga usai saling berkompetisi pada Pemilu 2019.

"Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau (Prabowo). Agar kita bisa berkomunikasi," kata Jokowi. (tst/ugo)






Read More

Prabowo: Hari Ini, Saya dan Sandiaga Deklarasikan Kemenangan sebagai Presiden dan Wapres 2019-2024 - KOMPAS.com

Prabowo untuk ketiga kalinya mendeklarasikan klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019 di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Kali ini Prabowo tampil bersama wakilnya, Sandiaga Uno.KOMPAS TV

Prabowo untuk ketiga kalinya mendeklarasikan klaim kemenangannya dalam Pilpres 2019 di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). Kali ini Prabowo tampil bersama wakilnya, Sandiaga Uno.







JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali memberikan pernyataan terkait Pemilihan Presiden 2019, Kamis (18/4/2019), di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta.


Pada pernyataan kali ini, tampak calon wakil presiden pendampingnya, Sandiaga Uno.


Prabowo mengatakan, pada hari ini, ia dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden.


Baca juga: Ini Perbandingan Suara Jokowi dan Prabowo pada Pemilu 2019 dan 2014


"Pada hari ini, saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024," ujar Prabowo.


Ia menyebutkan, deklarasi ini dilakukan berdasarkan perhitungan real count lebih dari 62 persen yang dilakukan pihaknya.


"Kemenangan ini kami deklarasikan secara lebih cepat karena kami punya bukti terjadi usaha-usaha dengan berbagai ragam kecurangan di berbagai kecamatan, kabupaten dan kota seluruh Indonesia," kata Prabowo.


Baca juga: Kubu Prabowo Tuding Ada Kecurangan Pemilu, Ini Tanggapan Jokowi


Ia mengajak para pendukungnya untuk bersyukur atas hasil Pilpres 2019 ini.


Klaim kemenangan ini menjadi klaim ketiga kalinya yang dilakukan Prabowo. Pertama, pada Rabu (17/4/2019) sore, setelah muncul hasil sementara hitung cepat Pilpres 2019. Kedua, Prabowo kembali menyatakan klaim kemenangan pada Rabu malam, yang diikuti dengan sujud syukur.



KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI


Perbandingan Hasil Quick Count Litbang Kompas dan Hasil Perhitungan KPU 2007-2018


















Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:














Read More

Prabowo Sujud Syukur Klaim Kemenangan, Ini Kata Ma'ruf Amin - detikNews







Jakarta

-
Capres

Prabowo Subianto

mendeklarasikan kemenangan hingga sujud syukur seperti pada Pilpres 2014. Cawapres

Ma'ruf Amin

memaklumi pasangan

Sandiaga Uno

itu.

"Kalau ngaku sih boleh aja. Ndak apalah. Memang namanya berusaha. Berusaha itu kan boleh aja ya," ujar Ma'ruf Amin di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Berdasarkan hasil hitung suara dari sejumlah lembaga survei, Joko Widodo-Ma'ruf unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ma'ruf Amin mengingatkan quick count itu dilakukan oleh lembaga tepercaya.

"Kan kebanyakan lembaga survei itu kan berbeda dengan survei yang mereka sebutkan itu," tuturnya.

Meski begitu, Ma'ruf meminta masyarakat menunggu hasil penghitungan resmi KPU. Hal senada disampaikan Jokowi kemarin, Rabu (17/4).

"Kita tunggu KPU. Akhirnya KPU yang menentukan," kata Ma'ruf.

Pendukung Prabowo-Sandiaga berencana menggelar acara di Monas besok. Ma'ruf menyerahkannya kepada kepolisian.

"Kita serahkan ke keamananlah, menunggu apa tidak, menimbulkan gaduh atau tidak. Saya kira keamanan yang punya kewenangan untuk menilai," ucapnya.

"Kita serahkan saja kepada mereka. Kita maunya kondusif saja, kita tunggu dengan tenang sampai penetapan oleh KPU," imbuh Ma'ruf.

Seperti diketahui, Prabowo beserta sejumlah pendukungnya mendeklarasikan kemenangan berdasarkan informasi data internal. Dalam deklarasi itu, Prabowo pun melakukan sujud syukur seperti yang ia lakukan pada Pilpres 2014.

Saat deklarasi itu, Sandiga Uno tak ikut mendampingi. Sandi disebut tengah sakit.

Saksikan juga video 'Saat Prabowo Klaim Menang Lalu Sujud Syukur':

[Gambas:Video 20detik]

Prabowo Sujud Syukur Klaim Kemenangan, Ini Kata Ma'ruf Amin



(elz/tor)



















Read More

Jokowi Vs Prabowo Terus Saling Kejar, Inilah UPDATE TERKINI Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 - Tribun Madura


Jokowi Vs Prabowo Terus Saling Kejar, Inilah UPDATE TERKINI Hasil Real Count KPU Pilpres 2019


TRIBUNMADURA.COM, JAKARTA - Rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2019, baik untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) mulai dilakukan oleh KPU RI, setelah Rabu (17/4/2019) digelar pemungutan suara.


Khusus Pilpres 2019, hingga Kamis (18/4/2019) hari ini, proses rekapitulasi suara KPU alias real count KPU Pilpres 2019 masih terus berlangsung. Data yang masuk juga dinamis dan hasilnya bisa berubah setiap saat.


Hal ini, tak lepas dari tahapan yang harus dilalui dalam proses penghitungan suara (real count KPU Pilpres 2019). Yakni, setelah semua pemilih mencoblos di TPS, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) KPPS mencatat jumlah suara ke dalam formulir model C1.


Formulir model C1 adalah sertifikat hasil penghitungan suara, yang terbagi untuk presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.


HASIL REAL COUNT KPU PILPRES 2019 Terupdate, Data Semakin Banyak, Jokowi vs Prabowo Siapa Unggul?


Lalu, kotak suara dan dokumen administrasi lainnya diberikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan.


Kemudian rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota, lantas rekapitulasi di tingkat provinsi oleh KPU provinsi. Terakhir, rekapitulasi dilakukan di tingkat nasional oleh KPU RI.


Selain itu, KPU juga akan mempublikasikan hasil penghitungan tersebut melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng Pemilu 2019. Ini untuk membantu proses publikasi hasil pemilu ke masyarakat.


QUICK COUNT DI Grafis Pilpres Metro TV Prabowo-Sandi Sempat Menang & Viral, Ini Fakta di Baliknya




Read More

Rabu, 17 April 2019

Prabowo Telepon Habib Rizieq | merdeka.com - merdeka.com



Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto merasa yakin berhasil memenangi kontestasi Pilpres 2019 dengan perolehan 62 persen. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Ijtimak Ulama yang telah mendukung, dan berencana segera untuk pergi Umroh ke tanah suci.



Rencana itu terungkap saat Prabowo berbincang dengan pentolan FPI, Habib Rizieq Syihab melalui sambungan telepon. Rizieq saat ini masih berada di Arab Saudi. Percakapan keduanya diabadikan lewat video yang diunggah oleh akun Twitter, FPI Petamburan.


"Saat Pak Presiden Prabowo Subianto menerima Telp Sang Imam Besar, dan mengucapkan terimakasihnya kpd Ijtima' Ulama, serta berencana Umroh dan sujud syukur depan Ka'bah," tulis @FPI_Petamburan.


Dalam video yang dikutip merdeka.com, Kamis (18/4), Prabowo mengucapkan terima kasih kepada Rizieq. Dalam perbincangan itu, Prabowo juga mengungkap rencana umrohnya.


"Alhamdulillah-alhamdulillah, terima kasih ijtima ulama, terima kasih dukungan GNPF, terima kasih, habis ini saya berangkat umroh, kita sujud syukur di depan Kabah," jelas Prabowo.


Prabowo juga bercerita kepada Rizieq bahwa dirinya baru saja meresmikan masjid di rumahnya Hambalang. Masjid itu diberi nama Nurul Wathon. Nama itu berasal dari Ustaz Adi Hidayat.


"Terim kasih, saya baru resmikan masjid-masjid Nurul Wathon, Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, terima kasih. Imam besar terima kasih, ini semua di sini, ustaz Selamat Ma'arif, Habib Muksin," kata Prabowo.


Diketahui, Prabowo merasa menang Pilpres 2019 sebesar 62 persen. Dia mengaku memiliki ahli statistik yang sudah melakukan hitung cepat dengan data 300 ribu TPS. Dia pun meminta pendukung tenang serta menjaga betul-betul proses rekapitulasi suara di TPS.


Berikut videonya:


[rnd]



Read More

BPN Prabowo Sesalkan Adanya Penggiringan Opini Melalui Quick Count - Okezone








JAKARTA – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyesalkan adanya pembangunan opini seolah-olah pasangan capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sudah memenangkan Pilpres 2019 melalui hitung cepat atau quick count dari berbagai lembaga survei.

Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai pihak penyelenggara masih melakukan proses rekapitulasi suara.


“Ini tidak bisa diklaim kalau sebuah kemenangan. Karena kalau dibangun opini seolah-olah 01 sudah menang, ini bahaya kalau hasil (real countnya) berbeda. Ya intinya jangan ada klaim bahwa ini sudah menang,” kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Suhud Aliyudin kepada Okezone, Kamis (18/4/2019).

(Baca Juga: Elite Politik Harus Berperan Turunkan Tensi Pendukung Capres)


Suhud mengatakan, sebaiknya seluruh elite politik dan pendukung dari kubu Jokowi-Ma’ruf tak jumawa hanya karena hasil hitung cepat menunjukkan jagoannya menang di pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Menurut dia, untuk merayakan kemenangan di pilpres, alangkah baiknya menunggu penghitungan real count yang dilakukan oleh KPU.

“Harus menunggu real count agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Prabowo-Sandi

Selain itu, kata dia, pihaknya pun banyak mendapatkan laporan soal maraknya praktek kecurangan di lapangan yang merugikan kubu Prabowo-Sandi. Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya konflik di masyarakat, sebaiknya tak ada klaim pemenangan yang hanya berasal dari penghitungan cepat.

“Apalagi banyak indikasi kecurangan yang kita temukan di lapangan. Saya kira ini kita harus jaga jangan sampai ada semacam konflik di masyarakat karena ada klaim yang terlalu dini,” ujar Suhud.

Sekadar informasi, dari data yang dihimpun Okezone sekira pukul 04.48 WIB, suara masuk pada quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA sudah 99,45 persen. Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin meraih suara 55,78 persen dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 44,22 persen.

(Baca Juga: Hasil Quick Count Voxpol Center 100%: Jokowi-Ma'ruf 54,55% dan Prabowo-Sandi 45,45%

Pada quick count Indikator Politik Indonesia, suara sudah masuk 95,70 persen. Jokowi-Ma'ruf meraih 53,91 persen dan Prabowo-Sandi 46,09%. Kemudian, pengamatan pada quick count Konsep Indonesia, suara masuk sudah 94,15 persen. Jokowi-Ma'ruf meraih 53,51 persen dan Prabowo-Sandi 46,49 persen.

Sementara hitung cepat Voxpol Center, suara masuk sudah 100 persen. Suara Jokowi-Ma'ruf 54,55 persen dan Prabowo-Sandi 45,45%.

(Ari)















Read More

Ketika Prabowo Melakukan Sujud Syukur - Bisnis.com

Username atau Password Anda salah!


Read More

Kubu Prabowo Diminta Legowo Sikapi Hasil Quick Count - Okezone








SEMARANG - Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diminta legowo atas hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei. Sedikitnya lima lembaga survei memenangkan pasangan Jokowi - Ma'ruf dalam versi hitung cepat.

"Bahwa kemudian jika ada kurang legowo, legowo itu artinya ya udah lah, ini apa pun kan bangsa sendiri sesama anak bangsa," ujar Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, Rabu (17/4/2019).


Dia pun hanya menanggapi ringan tentang kubu Prabowo - Sandi yang mengklaim meraih kemenangan berdasarkan hasil real count exit poll. Bahkan, Prabowo menyebut telah meraih kemenangan hingga 62 persen pada malam ini.

(Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Menang Quick Count, Remaja Ucapkan Selamat


Prabowo-Sandi

Menurutnya, setelah kemenangan dan terpilih lagi sebagai presiden, Jokowi akan menjadi pemimpin seluruh anak bangsa. Mantan Gubernur DKI itu pun disebut tak segan akan mengambil menteri dari kubu lawan jika memiliki kapasitas mumpuni.

"Pak Jokowi ini orang yang luar biasa. Bahkan, ketika dulu 2014, yang melawan pun juga diangkat sebagai menteri. Pak Jokowi tetap memperhatikan seluruh anak bangsa," ujarnya.

Sehingga, jangan kaget jika nanti misalnya selesai dan Jokowi-Ma'ruf ditetapkan menang oleh KPU, kemudian mengambil menteri dari kubu seberang. "Misalnya, dari usulannya Pak Prabowo, itu tidak usah kaget. Karena Pak Jokowi cara berpikirnya adalah gathering sesama anak bangsa, soal persatuan anak bangsa," katanya.

(Baca Juga: Suara Masuk di Atas 90%, Jokowi-Ma'ruf Unggul di 4 Quick Count Pilpres)

(Ari)















Read More

Peta Jokowi vs Prabowo di 34 Provinsi Versi QC Sementara Indo Barometer - detikNews







Jakarta

-
Hitung cepat (quick count)

Pilpres 2019

di berbagai daerah terus dilakukan. Berdasarkan quick count lembaga survei Indo Barometer, pasangan

Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin

dan

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

unggul secara bergantian.

[Gambas:Video 20detik]

Berikut data per Rabu (17/4/2019) pukul 23.24 WIB. Saat itu suara yang masuk 97,83%. Berikut peta pertarungan Jokowi vs Prabowo di 34 provinsi:

AcehJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 17,12%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 82,88%

Sumatera UtaraJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 49,71%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 50,29%




Riau

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 38,49%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 61,51%

Sumatera BaratJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 9,12%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 90,88%

JambiJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,21%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,79%

BengkuluJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,37%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 52,63%

Sumatera SelatanJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,15%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,85%

LampungJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 49,98%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 50,02%

Kepulauan RiauJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 43,18%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 56,82%

Kepulauan Bangka BelitungJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 73,77%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 26,23%

BantenJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 37,05%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,95%

Jawa BaratJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,06%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,94%

JakartaJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 52,01%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 47,99%

Jawa TengahJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 78,51%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 21,49%

DI Yogyakarta

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 68,09%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 31,91%

Jawa TimurJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 69,83%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 30,17%

BaliJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 91,00%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 9,00%

NTBJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 24,47%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 75,53%

NTTJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 86,49%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 13,51%

Kalimantan BaratJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 44,13%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 55,87%

Kalimantan TengahJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 50,29%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 49,71%

Kalimantan SelatanJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,09%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 60,91%

Kalimantan UtaraJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 64,95%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 35,05%

Kalimantan TimurJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 54,34%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 45,66%

Sulawesi UtaraJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 84,17%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 15,83%

GorontaloJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 44,66%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 55,34%

Sulawesi TengahJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 51,19%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 48,81%

Sulawesi BaratJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 47,49%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 52,51%

Sulawesi SelatanJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 41,22%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 59,78%

Sulawesi TenggaraJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 37,96%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,04%

Maluku UtaraJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 80,08%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 19,92%

MalukuJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 39,t5%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 62,38%

Papua BaratJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 70,64%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 20,36%

PapuaJoko Widodo-Ma'ruf Amin: 72,76%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 27,24%

Total:

Joko Widodo-Ma'ruf Amin: 53,51%

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 46,49%

Simak Juga 'Jokowi Menang Hasil Quick Count, Hasto: Kemenangan Politik Putih':

[Gambas:Video 20detik]

Peta Jokowi vs Prabowo di 32 Provinsi Versi QC Sementara Indo Barometer



(jbr/fjp)



















Read More

Ada di Rumah Prabowo, Mengapa Sandiaga Tak Keluar dan Ikut Rayakan Klaim Kemenangan? - KOMPAS.com


JAKARTA, KOMPAS.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tidak ikut merayakan kemenangan bersama capres Prabowo Subianto. Padahal, Sandiaga disebut berada di dalam rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.


Salah satu tim Sandiaga, Yuga Aden, menyebut Sandiaga ada di dalam rumah Prabowo. Namun Sandiaga tak ikut ke luar mendampingi Prabowo merayakan kemenangan karena sedang sakit.


"Pak Sandiaga istirahat di dalam. Lagi enggak enak badan," kata Yuga kepada Kompas.com, Rabu (17/4/2019) malam.


"Dari sore sampai sekarang cegukan terus, sampai sekarang enggak putus-putus," tambah dia.


Baca juga: Quick Count Populi Center Data 97,9 Persen: Jokowi-Maruf 54,01 Persen, Prabowo-Sandiaga 45,99 Persen


Hal serupa disampaikan Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. Menurut Ferdinand, Sandiaga ada di dalam rumah Prabowo. Namun berbeda dengan Yuga, Ferdinand menyebut Sandiaga dalam kondisi sehat.


Hanya saja, Sandiaga sedang berdiskusi dengan tokoh mulai dari purnawirawan dan ulama.


"Lagi diskusi dengan banyak tokoh, Bang Sandi sehat," tegas Ferdinand.


Prabowo sebelumnya telah mengklaim kemenangan di Pilpres 2019.


Pantauan Kompas.com, Prabowo keluar dari kediamannya sekitar pukul 20.25 WIB. Ia langsung menuju panggung diikuti oleh elite parpol koalisi dan tim pemenangan.


Beberapa di antaranya sepeti Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Tim Pemenangan Djoko Santoso, serta beberapa tokoh seperti Rahmawati Soekarnoputri dan Tengku Zulkarnain.


Namun tak terlihat kehadiran Sandiaga Uno. Dalam keterangannya, Prabowo mengklaim ia dan Sandiaga menang pilpres dengan 62 persen.


Angka itu berdasarkan hasil real count atau hitung manual yang dilakukan tim di lebih dari 320.000 TPS atau sekitar 40 persen dari total seluruh TPS di Indonesia.


Prabowo meyakini angka tersebut tak akan berubah banyak.


"Bisa naik 1 persen, bisa turun 1 persen. Tapi hari ini kita berada di 62 persen," kata Prabowo disambut teriakan riuh para pendukungnya.


Baca juga: Klaim Menang, Prabowo Sujud Syukur Tanpa Sandiaga


Usai menyampaikan keterangannya, Prabowo pun langsung sujud syukur. Sebelumnya, saat Prabowo menanggapi hasil cepat sore tadi, Sandiaga juga tidak hadir mendampingi.


Sandiaga sebenarnya sempat hadir di Kertanegara pada siang tadi. Namun setelah itu ia menuju hotel Ambhara untuk memantau hasil hitung cepat.


Adapun hasil hitung cepat 10 lembaga sejauh ini menunjukkan kemenangan untuk Jokowi-Ma'ruf.


Kompas TV Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan keterangan persnya di kediamannya di Prabowo, Rabu (17/4). Dalam keterangan persnya, Prabowo meminta seluruh pendukung Prabowo-Sandi untuk benar-benar menjaga ketertiban, kedamaian, jangan terpancing provokasi. Prabowo menyebut, Koalisi Adil Makmur, Prabowo-Sandi, dan semua relawan tidak ingin Indonesia terpecah belah. Menurutnya, ia justru ingin mempersatukan dan tidak akan menggunakan cara-cara di luar hukum karena Prabowo-Sandi sudah menang. #PrabowoSubianto #PrabowoSandiaga #Pemilu2019









Read More

Megawati ke Prabowo: Terima Kasih Banyak Pak... - Suara.com

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku telah mendengarkan pidato Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyampaikan hasil hitung cepat.










Megawati pun menyampaikan terima kasih kepada Prabowo karena mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi menyusul sejumlah hasil survei yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf.










"Saya tadi ikut mendengarkan pidato dari pak Prabowo yang saya lihat sebagai teman beliau. Saya juga mengucapkan terima kasih banyak karena beliau telah menginstruksikan untuk jangan terpengaruh terprovokasi dan harus juga bersama-sama untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujar Megawati dalam jumpa pers di kediamannya, Jalan Kebagusan IV, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).











Megawati menuturkan Indonesia merupakan negara demokrasi. Karenanya, meski berbeda pilihan tetap saling menghormati sesama warga negara Indonesia.










"Jadi itu memang itulah demokrasi Indonesia. Jadi kita boleh saja berbeda tetapi kita tetap merupakan warga bangsa," ucap Megawati.










Sebelumnya, Prabowo Subianto meminta kepada pendukungnya untuk tidak terpancing dengan hasil quick count versi sejumlah lembaga survei yang menunjukkan Jokowi - Maruf Amin unggul.










Prabowo meminta kepada pendukungnya untuk tetap tenang karena dirinya sudah memahami para lembaga survei tersebut memiliki tujuan untuk menggiring opini kalau Prabowo - Sandiaga kalah di Pilpres 2019.










"Saya tegaskan pada rakyat Indonesia bahwa ada upaya dari lembaga survei tertentu yang kita ketahui memang sudah kerja untuk satu pihak untuk giring opini seolah kita kalah," ujar Prabowo

saat menggelar konferensi pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.











Ketua Umum Partai Gerindra itu juga meminta kepada para pendukungnya untuk tidak terprovokasi dengan penayangan sejumlah hasil survei dari lembaga survei di televisi. Dirinya meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.










"Saya imbau pendukung saya semua agar tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk tidak lakukan tindakan anarki. Tetap kawal kotak suara karena itu adalah kunci kemenangan kita," pungkasnya.











































Read More

Di TPS Sandiaga, Prabowo Dikalahkan Jokowi - CNBC Indonesia



Jakarta, CNBC Indonesia-

Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 mengungguli suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Adapun jumlah suara yang dimenangkan oleh Joko Widodo-Ma'ruf Amin ini sebanyak 133 suara. Sebanyak 76 suara untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dan 1 surat suara tidak sah. 

Di TPS ini tersedia 239 surat suara, dimana diantaranya hanya 210 surat suara yang digunakan dan bersisa 29 surat suara. 

TPS 02 Selong ini merupakan TPS tempat Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menggunakan hak suaranya. Dia bersama dengan keluarganya datang ke TPS pagi ini mengenakan pakaian serba putih. 

Selain Sandiaga Uno, di TPS ini juga terdaftar nama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan istri serta Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin. (gus)







Read More

Prabowo Menang Telak di TPS Mencoblos - detikNews







Bogor

-

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

menang telak di TPS 041, Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat. TPS 041 merupakan lokasi Prabowo mencoblos pagi tadi.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Rabu (17/4/2019), pasangan nomor urut 02 itu meraih suara sebanyak 160. Sedangkan lawannya, Jokowi-Ma'ruf Amin, hanya mendapatkan 6 suara dan surat suara tidak sah berjumlah 4.

Jumlah pemilih di TPS ini tercatat sebanyak 117 DPT dan 144 yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Namun surat suara hanya tersedia 170 lembar.

Hasil penghitungan suara di TPS 41. (Foto: Dok. Istimewa)

Form hasil penghitungan suara kemudian ditandatangani oleh petugas KPPS, Panwaslu, dan satu saksi dari Prabowo-Sandiaga. Penghitungan suara di TPS ini tidak disaksikan saksi dari petahana Jokowi-Ma'ruf.

Sebelumnya, pada Pilpres 2014, kemenangan telak juga diraih Prabowo di TPS tempat dia memilih di Bojong Koneng, Bogor, Jabar. Saat itu, Prabowo, yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, meraih 752 suara, sedangkan Jokowi hanya mendapat 19 suara.

Saksikan juga video 'BPN: Prediksi Kita Prabowo-Sandi Menang 63%':

[Gambas:Video 20detik]

Prabowo Menang Telak di TPS Mencoblos



(mae/haf)


















Read More

Yakin Prabowo Menang 57%, Amien Rais: Kita Buat Survei Diam-diam - tirto.id

Amien Rais meyakini Prabowo akan menang dalam Pemilihan Presiden 2019. Keyakinan itu didasari hasil survei internal yang menunjukkan angka sekitar 57 persen.

tirto.id

- Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Amien Rais yakin Prabowo akan menang dalam Pemilihan Presiden 2019. Keyakinan itu didasari hasil survei internal yang menunjukkan angka sekitar 57 persen.

"Kalau saya yakin sekali [Prabowo memang]," kata Amien usai menggunakan hak pilihnya untuk Pemilu 2019 di TPS 123 Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/4/2019).

Amien mengatakan hasil survei dari lembaga yang dibayar pemerintah hasilnya memang cukup memuaskan untuk kubu sebelah. Sementara untuk pasangan Prabowo-Sandiaga hanya mendapatkan perolehan 15 persen hingga 35 persen.

Namun, kata dia, dari survei yang dilakukan oleh internal dan dilakukan secara diam-diam, pasangan Prabowo-Sandiaga kata Amien menang dengan perolehan suara di atas 50 persen.

"Kita juga buat survei sendiri diam-diam dan insyaallah menang kita di antara 57 persen. Nanti lihat saja hasilnya," kata Amien.

Pada Pilpres 2019 ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan dua pasang calon yang akan memperebutkan jabatan kepresidenan. Paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Bersamaan dengan itu, KPU juga menyelenggarakan pileg bersamaan dengan Pilpres 2019.

Puluhan ribu caleg terdaftar di 20 partai politik yakni 16 parpol tingkat nasional, dan empat parpol lokal tambahan khusus di Provinsi Aceh.

Sebanyak 17.610 kursi anggota DPRD tingkat kabupaten/kota, 2.207 kursi anggota DPRD tingkat provinsi, 575 kursi anggota DPR RI, dan 136 kursi anggota DPD akan diperebutkan oleh semua caleg.

Pemilih yang telah terdaftar di dalam Daftar Pemilih (DPT/DPTb/DPK) bisa mencoblos pilihannya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang yang telah ditentukan dengan membawa Formulir C6 sejak pukul 07.00-13.00 waktu setempat.


(tirto.id -

Politik

)

Reporter: Irwan SyambudiPenulis: Irwan SyambudiEditor: Dewi Adhitya S. Koesno


Read More