Tampilkan postingan dengan label sudah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sudah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2019

Hasil 37 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU - detikNews






Jakarta

-
Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan perhitungan suara dari 813.350 TPS. Pagi ini sudah ada data dari 37 ribu TPS yang masuk ke KPU.

Diihat detikcom di situs resmi KPU pada Sabtu (20/4/2019), pada pukul 05.05 WIB sudah masuk data 37.075 dari TPS (4.55831%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut real count sementara seperti dilihat dari situs KPU:

- Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapatkan 3.864.982 (54.72%)

- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 3.198.455 (45.28%).




Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.

Terkait Situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

"KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu Situng," ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.



(nvl/azr)















Read More

21 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU - detikNews







Jakarta

-
Penghitungan suara terus dilakukan

KPU

. Pada sore hari ini, sudah ada data dari 21 ribu TPS yang masuk.

Diihat detikcom, Jumat (19/4/2019), pada pukul 17.45 WIB, sudah masuk data dari 21.153 TPS (2,60073%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut ini real count sementara seperti dilihat dari situs KPU:

-

Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin

mendapatkan 2.206.564 (54,9%)

-

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

mendapatkan 1.812.407 (45,10%).




Tonton Video:Blak blakan Jokowi: Misi Setelah Menang Lagi

[Gambas:Video 20detik]

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.

Terkait situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

"KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu situng," ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.

KPU meminta para capres-cawapres tak lagi mengklaim kemenangan Pilpres 2019. KPU meminta semua pihak menunggu penghitungan resmi.

"Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat (19/4/2019).

Simak Juga 'Hasil Penghitungan Suara di TPS Capres-Cawapres':

[Gambas:Video 20detik]




(jbr/fdn)



















Read More

Hasil 11 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU - detikNews







Jakarta

-
Penghitungan suara terus dilakukan

KPU

. Pada siang hari ini, sudah ada data dari 11 ribu TPS yang masuk.

Diihat detikcom, Jumat (19/4/2019), pada pukul 11.15 WIB sudah masuk data 11.537 dari TPS (1,41845%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut real count semetera seperti dilihat dari situs KPU:

- Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapatkan 1.237.995 (56,20%)

- Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 964.712 (43,80%).


[Gambas:Video 20detik]

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir

KPU

secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.

Terkait Situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

"KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu Situng," ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.

Simak Juga 'Jokowi Akui Hasil Quick Count di Bawah Targetnya: Kita Bersyukur':

[Gambas:Video 20detik]




(jbr/fdn)


















Read More

Kamis, 18 April 2019

Otak Babi yang Sudah Mati Bisa Dihidupkan Oleh Ilmuwan, Ini Artinya Bagi Kita - Tribun Kaltim


TRIBUNKALTIM.CO - Mungkinkah kita membangkitkan makhluk hidup yang sudah mati, seperti pada kisah fiksi ilmiah Frankenstein karya novelis Mary Shelley?


Mungkin riset terbaru yang dilakukan oleh tim dari Yale School of Medicine ini dapat membuka kemungkinan akan skenario tersebut.


Riset yang dipublikasikan di jurnal Nature ini berhasil mengembalikan beberapa fungsi dari otak babi yang telah mati selama empat jam dengan menggunakan sistem perfusi buatan yang disebut BrainEx.


Sistem BrainEx terdiri dari rangkaian instrumen berupa pompa, penghangat, dan filter yang mengatur aliran, suhu.


Dan kondisi lain yang memungkinkan kerja otak secara normal.


Sistem ini terhubung dengan komputer sehingga dapat bekerja otomatis.


Selama durasi enam jam, BrainEx menirukan kerja pacu jantung.


Sistem ini memungkinkan mengalirnya cairan mirip darah untuk dapat memenuhi otak babi tersebut.


Aliran cairan ini berperan dalam kembalinya beberapa fungsi pembuluh darah dan memicu rangkaian reaksi kimia pada beberapa area otak yang bertanggungjawab untuk bertahan hidup.


Beberapa sel neuron bahkan secara aktif merespons pemberian obat, dan menunjukkan aktivitas listrik, yang sebelumnya dianggap mustahil pada sel mati.




Read More

Rabu, 17 April 2019

Samsung A70 Sudah Bisa Dipesan, Ini Spesifikasi dan Harganya - Pikiran Rakyat

JAKARTA, (PR).- Samsung membuka layanan preorder Samsung A70 pada Kamis 18 April 2018 setelah smartphone dengan keunggulan fitur kamera "live" itu diluncurkan pekan lalu di Bangkok, Thailand.

“Samsung A70 bisa dipesan secara online 18-24 April 2019 melalui mitra e-commerce Lazada, JD.id, Blibli. Samsung.com, Bhinneka, Dinomarket, dan Shopee, serta secara offline," kata Denny Galant, Head of Product Marketing Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia dalam, Rabu 17 April 2019.

Ia mengatakan, pembelian Samsung A70 melalui sistem preorder juga bisa dilakukan secara offline di beberapa toko retail resmi Samsung.

Selama periode preorder, konsumen bisa mendapatkan cashback hingga Rp 500.000 sedangkan pengambilan produk dapat mulai dilakukan mulai 5 Mei 2019.

Samsung A70 yang dijual Rp 5.799.000 menampilkan desain stylish dengan layar Super Amoled 6,7”, tiga kamera yang telah disempurnakan, dan baterai yang kuat untuk konektivitas tanpa batas.

“Mendukung keseharian yang serba live, Samsung A70 hadir dengan fitur unggulan tiga kamera yang terdiri atas kamera utama 32MP, lensa Ultra Wide 8MP dan Depth Lense, baterai 4.500 mAH Super-Fast Charging 25W untuk mendukung aktivitas live lebih lama, on screen fingerprint, hingga desain layar Infinity-U 6,7-inci, terbesar dari rangkaian Galaxy A Series yang telah hadir di Indonesia tahun ini," kata Denny seperti dilaporkan Antara.

Trio kamera Samsung A70 yang telah ditingkatkan membuat pengguna bisa membuat konten live dengan gambar yang maksimal berkat kombinasi Depth Lense dan Scene Optimizer yang bisa mengenali hingga 20 adegan. Kamera utama Smartphone ini juga dapat merekam gambar berkualitas UHD 4K.

Lensa Ultra Wide 8MP juga bisa digunakan pada mode video, membuat video memberikan efek dramatis dan unik pada hasil perekaman gambar.

Samsung A70 yang tersedia dalam warna biru, hitam, dan putih. Smartphone ini menghadirkan platform Samsung One UI, mendukung interaksi lebih cerdas melalui One Handed Navigation sehingga interaksi pengguna dengan smartphone menjadi lebih mudah dikontrol dalam jangkauan satu tangan.***


Read More

BPN: Semua sudah Tahu dan Bukan Rahasia Lagi - JPNN.com



BPN: Semua sudah Tahu dan Bukan Rahasia Lagi - JPNN.COM


jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN ) pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Raden Muhammad Syafi'i menyebut Pemilu 2019 'paling brutal' dibanding pemilu-pemilu sebelumnya.

Pria yang karib disapa Romo menyebut demikian, setelah menduga penyelenggara pemilu tidak lagi mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Pemilu kali ini paling brutal, karena tidak lagi mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama yang dilakukan aparat penyelenggara pemilu. Semua sudah tahu dan bukan rahasia lagi," ujar Romo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/4).

Politikus Partai Gerindra ini kemudian menyebut saat pemungutan suara dilaksanakan, kecurangan terjadi secara masif, terstruktur dan sistematis di seluruh Indonesia.

"Pembentukan opini yang dilakukan lembaga-lembaga survei pesanan dari pasangan petahana, terus memberikan opini bahwa pasangan Prabowo-Sandi sudah kalah dalam Pilpres 2019 ini," ucapnya.

Romo mengklaim, dari informasi yang diterima BPN, belum ada satu daerah pun yang menyatakan kemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengalahkan pasangan Prabowo-Sandi.

"Informasi yang kami terima terutama di Sumatera Utara, Prabowo-Sandi memenangkan pilpres. Kalau menggunakan standar lembaga survei, masih ada survei yang dilakukan Indonesia Development Monitoring yang menggunakan data dari exit poll," katanya.

Menurut Romo exit poll IDM menunjukkan keunggulan Prabowo-Sandi hingga mencapai 10 persen dari Jokowi-Amin.






Read More